Anak Dosen Diduga Cabuli Remaja, Dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung, Terancam Hukuman Berat

- Editor

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (radar utama.com) – Kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang remaja sebut saja Mawar (17 tahun), warga Kota Bandar Lampung, kini telah diproses secara hukum. Korban diduga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan oleh Bagus Ramadani, anak dari Sigit Hananto yang merupakan dosen di Universitas Islam An Nur.

Keluarga korban bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pesenggiri resmi melaporkan terduga pelaku ke Mapolresta Bandar Lampung pada Senin, 20 April 2026 lalu.

Satrya Surya Pratama, S.H., M.H., selaku kuasa hukum dari keluarga korban, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pihaknya bersama keluarga telah mendaftarkan laporan pengaduan terhadap Bagus Ramadani atas dugaan tindak pidana asusila.

“Korban juga sudah melakukan visum untuk membuktikan tindakan yang dialami. Untuk modusnya, pelaku diketahui membujuk korban Mawar untuk melakukan persetubuhan,” ungkap Satrya kepada awak media, Minggu (26/4/2026).

Dijelaskannya lebih lanjut, peristiwa naas itu diketahui terjadi tidak hanya sekali, melainkan di beberapa lokasi. Kejadian pertama berlangsung di rumah terduga pelaku, dan yang kedua terjadi di salah satu tempat penginapan yang ada di Bandar Lampung.

“Pasca kejadian tersebut, kondisi korban saat ini sangat memprihatinkan dan mengalami trauma berat sehingga menjadi takut untuk berinteraksi atau bertemu dengan orang lain. Kami sebagai kuasa hukum berjanji akan mengawal perkara ini sampai tuntas demi keadilan yang hakiki bagi korban,” tegasnya.

Sementara itu, Sumarni, ibu dari korban, menyampaikan harapannya agar Polresta Bandar Lampung dapat menindaklanjuti laporan ini dengan serius. Baginya, kasus ini bukan hanya soal hukum, tapi juga menyangkut nama baik keluarga dan masa depan anaknya yang hancur.

“Saya sangat berharap aparat penegak hukum benar-benar profesional dan serius menangani kasus ini. Sebagai orang tua, saya merasa sangat dirugikan, dipermalukan di lingkungan, dan masa depan anak saya rasanya sudah hancur. Saya berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” ujarnya dengan nada emosional.

Sumarni juga menambahkan bahwa pihaknya telah mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada LBH Pesenggiri, serta didampingi oleh Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) untuk membantu pendalaman informasi dan pengawalan.

Hal senada disampaikan oleh Febriyansah, selaku Koordinator Tim Investigasi DPD Aswin. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi dan mengawal proses hukum kasus ini.

“Kami dari Aswin bersama LBH akan bersama-sama mengawal kasus dugaan asusila ini sampai tuntas, apalagi laporan resmi sudah kita serahkan ke pihak kepolisian,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat timnya akan melakukan konfirmasi ulang atau pull up ke pihak Polresta Bandar Lampung untuk menanyakan langkah penyelidikan selanjutnya.

“Karena sudah jelas ini melanggar hukum, apalagi pelaku adalah anak dari seorang dosen di Universitas Islam yang ada di Jati Agung, Lampung Selatan. Seharusnya aparat hukum bekerja maksimal, dan kami dari Aswin akan terus mengawal sampai tindakan hukum benar-benar ditegakkan,” tukasnya (Red)

Berita Terkait

Wakil Bupati Raja Ampat Resmi Melepas 24 Calon Jemaah Haji Tahun 2026
Terlapor Kasus Dugaan Asusila InginkN Jalur Damai,Namun Korban Tegas Lanjutkan Proses Hukum
Anak Ini Pelarian Dari Jayapura Dengan Tujuan Surabaya, Namun Tidak Berhasil Melewati Pelabuhan Makassar
Laga Terakhir Persipura vs Persiku Di Tunda, Ini Alasan nya!!
MBG Teluk Pandan Diduga Ada Ulat dalam Makanan Siswa, Warga Desak Evaluasi Total
PFM Diduga Mencemarkan Nama Baik Mesak Mambraku di Media, Mesak Resmi Melapor ke Polisi
PT Gag Nikel Tegaskan Pemberitaan Tidak Benar Terkait Dugaan Pimpinan Meninggalkan Dialog Bersama Mahasiswa Gag Dan Masyarakat Kampung Gag, Raja Ampat
Memasuki Tahun Ke-19,Walikota Bekasi dan Camat Mustikajaya Hadir di Festival Adu Bedug dan Dongdang Mustikajaya 2026

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:48 WIB

Wakil Bupati Raja Ampat Resmi Melepas 24 Calon Jemaah Haji Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Terlapor Kasus Dugaan Asusila InginkN Jalur Damai,Namun Korban Tegas Lanjutkan Proses Hukum

Senin, 27 April 2026 - 15:41 WIB

Anak Dosen Diduga Cabuli Remaja, Dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung, Terancam Hukuman Berat

Sabtu, 25 April 2026 - 17:34 WIB

Anak Ini Pelarian Dari Jayapura Dengan Tujuan Surabaya, Namun Tidak Berhasil Melewati Pelabuhan Makassar

Sabtu, 25 April 2026 - 17:30 WIB

Laga Terakhir Persipura vs Persiku Di Tunda, Ini Alasan nya!!

Jumat, 24 April 2026 - 08:36 WIB

PFM Diduga Mencemarkan Nama Baik Mesak Mambraku di Media, Mesak Resmi Melapor ke Polisi

Rabu, 22 April 2026 - 21:19 WIB

PT Gag Nikel Tegaskan Pemberitaan Tidak Benar Terkait Dugaan Pimpinan Meninggalkan Dialog Bersama Mahasiswa Gag Dan Masyarakat Kampung Gag, Raja Ampat

Minggu, 19 April 2026 - 15:42 WIB

Memasuki Tahun Ke-19,Walikota Bekasi dan Camat Mustikajaya Hadir di Festival Adu Bedug dan Dongdang Mustikajaya 2026

Berita Terbaru