SIARAN PERS: Bupati Raja Ampat Ajak Masyarakat Ramaikan Festival Jejak Raja 2025

- Editor

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RAJA AMPAT, Radar Utama.com- 21 Agustus 2025 – Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, akan menjadi saksi perhelatan akbar Festival Jejak Raja yang akan digelar pada 28–30 Agustus 2025.

Festival ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan dan memperkenalkan kembali kekayaan budaya Papua, khususnya di wilayah Papua Barat Daya, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan pariwisata Raja Ampat yang kini mendunia.

Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev, didampingi Wakil Bupati, Drs. Mansyur Syahdan, M.Si, mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat dan Papua Barat Daya untuk hadir memeriahkan acara tersebut.

“Kami dengan sukacita mengundang seluruh masyarakat Raja Ampat dan Papua Barat Daya untuk bersama-sama menghadiri Festival Jejak Raja. Mari kita rayakan kebersamaan ini dan tampilkan jati diri budaya kita kepada dunia,” ujar Bupati Orideko saat menyampaikan ajakan resmi dari Kantor Bupati Raja Ampat, Kamis (21/8/2025).

Keterangan foto: Bupati Raja Ampat Bersama Tamunya.

Festival ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Fadlizon. Kehadirannya menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian budaya daerah sekaligus dorongan moral bagi para seniman dan pegiat budaya di Papua Barat Daya.

“Berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan untuk mengisi festival, mulai dari pentas seni tari dan folksong khas Papua, pelatihan kreasi limbah sampah, pelatihan melukis Papua, hingga pameran kerajinan tangan, UMKM lokal, dan aksesoris khas Papua.
Festival ini juga akan menampilkan program edukatif seperti dialog budaya, pemutaran film dokumenter, serta program Gemar Pangan Lokal dan Gemar Makan Ikan sebagai cerminan kehidupan masyarakat pesisir Papua.
Yang tak kalah istimewa, festival ini juga menghadirkan kolaborasi apik antara seniman dari Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, serta mendapatkan dukungan penuh dari Balai Budaya XXIII Papua Barat.

Sinergi ini menunjukkan semangat bersama dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas Papua di tengah arus globalisasi.
Lebih dari sekadar pesta budaya, Festival Jejak Raja memiliki urgensi besar bagi perjalanan sejarah dan pembangunan Raja Ampat. Festival ini merupakan panggung untuk menggali kembali akar budaya dan sejarah yang menjadi identitas masyarakat, sekaligus menjembatani warisan leluhur dengan perkembangan zaman. Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan festival ini menjadi benteng yang menjaga agar kearifan lokal tidak hilang, melainkan tetap hidup dan berkembang. Dari sisi pembangunan, festival ini memperkuat visi besar Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Pariwisata Raja Ampat yang selama ini dikenal dengan panorama lautnya yang menakjubkan kini diperkaya dengan kekuatan budaya. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang untuk melihat keindahan bahari, tetapi juga untuk merasakan denyut kebudayaan yang tumbuh bersama masyarakatnya.
Inilah yang menjadikan pariwisata Raja Ampat semakin berkelanjutan, karena tidak hanya bertumpu pada alam, tetapi juga pada nilai sejarah, tradisi, dan kehidupan masyarakat.

Melalui Festival Jejak Raja 2025, Raja Ampat tidak hanya meneguhkan dirinya sebagai surga bahari, tetapi juga sebagai panggung budaya yang sarat makna. Festival ini adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan; sebuah perayaan yang menghidupkan kembali jejak sejarah sambil membuka jalan bagi pembangunan yang lebih berkelanjutan.
Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat berharap festival ini menjadi momentum kebersamaan untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, dan mengokohkan posisi Raja Ampat di panggung dunia.

Dengan semangat ini, Raja Ampat bangkit bukan hanya dengan lautnya yang memikat, tetapi juga dengan budaya yang berakar kuat dan memberi warna bagi peradaban dunia.
#FestivalJejakRaja2025
[Alex Umpain]

Berita Terkait

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak
ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”
Anggota DPRD Pesawaran Bantah Dugaan Penganiayaan, Polisi Tetap Proses Laporan
Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain
DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak

Senin, 23 Februari 2026 - 19:44 WIB

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:40 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:35 WIB

Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:01 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Berita Terbaru

Berita

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Feb 2026 - 19:44 WIB