Raja Ampat, RadarUtama.com —
PT GAG Nikel Raja Ampat kembali menunjukkan kesungguhan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan pelepasan tukik penyu yang melibatkan nelayan, masyarakat lokal, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta insan media di Kampung Gag. Komitmen ini telah dijalankan secara berkelanjutan sejak perusahaan mulai beroperasi pada 2018 hingga sekarang, Jumat 23/01/2026.

Pada Jumat, 23 tahun 2026, PT GAG Nikel menggelar kegiatan pelepasan tukik penyu di kawasan tambang perusahaan yang berada di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Nelayan Penyelamat Penyu “MENYENFEN” dan masyarakat setempat, serta turut dihadiri perwakilan LSM dan jurnalis dari Raja Ampat dan Papua Barat Daya.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada konservasi satwa laut, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan membangun komunikasi terbuka antara perusahaan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Keterlibatan LSM dan media memiliki peran penting dalam menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas, sekaligus menyebarkan pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat luas.
Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT GAG Nikel secara konsisten memberikan pendampingan kepada Kelompok Nelayan “MENYENFEN” dalam pengelolaan penangkaran penyu. Pendampingan tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari penetasan telur, perawatan tukik sesuai usia, hingga memastikan kesiapan penyu untuk dilepasliarkan ke alam bebas.
Setiap tukik yang dilepaskan menjadi simbol harapan bagi keberlanjutan ekosistem laut Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.
Keterlibatan aktif masyarakat Kampung Gag mencerminkan tumbuhnya kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Bagi masyarakat pesisir, laut bukan sekadar sumber mata pencaharian, melainkan juga aset berharga yang harus dilindungi dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap lingkungan terus ditanamkan secara nyata dan berkelanjutan. Manajemen PT GAG Nikel menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama keberhasilan program konservasi.
PT GAG Nikel meyakini bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi dengan nelayan, masyarakat, LSM, serta dukungan media menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus membangun kepercayaan publik.
Dengan terlaksananya kegiatan pelepasan tukik penyu ini, PT GAG Nikel menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas operasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat, sahabat lingkungan, dan bagian dari upaya menjaga kelestarian alam Papua Barat Daya untuk generasi mendatang.
[Alex Umpain]






