Dinilai Lecehkan Profesi LSM Dan Media, Puluhan Massa Gruduk Kantor Kemenag Asahan

- Editor

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Buntut tudingan LSM dan Media suka memeras dan neko neko. Puluhan massa dari koalisi LSM dan Media tersulut emosi dan langsung menggruduk kantor Kemenag Asahan. ( foto / Joko )

Asahan (Sumut), Radar Utama.com
Puluhan massa yang terdiri dari koalisi wartawan berbagai media dan Lembaga Sosial Masyarakat ( LSM ) menggeruduk kantor Kementrian Agama Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Pasalnya, mereka menuntut pertanggung jawaban atas pernyataan Kakan Kemenag yang dinilai telah melecehkan serta menghina profesi LSM dan Media yang suka memeras dan neko neko. Senin pagi, ( 01/09/2025 ) dihalaman kantor Kementrian Agama Asahan

Dengan pengawalan yang cukup ketat dari satuan aparat personel Polres Asahan. Puluhan massa koalisi wartawan dari berbagai media dan LSM datang ke kantor Kemenag Kabupaten Asahan dengan mengendarai mobil pick up, sepeda motor serta membawa alat peraga seperti spanduk, poster, sound sistem serta alat pengeras suara / toa

Tanpa ada yang memberikan komando, beberapa orang perwakilan massa dengan lantang dan spontan langsung melakukan orasi tepat di pintu masuk kantor Kementrian Agama Asahan

Dalam orasinya, Ketua LSM PKRI Cadangan Serbaguna Asahan, Jhon Efdi Adinata dengan lantang mengatakan, Kakan Kemenag Asahan, Abdul Manan harus bertanggung jawab atas penyataannya yang telah menuduh LSM dan Media suka memeras dan neko neko melalui akun media sosial Whats Aap nya

” Kami para LSM dan wartawan tidak pernah memeras, yang menggaji kami adalah malaikat. Buktikan kalau anda merasa atau pernah diperas oleh LSM dan media. Kami menuntut keadilan, copot dan tangkap Kakan Kemenag Asahan “, pekik Jhon Efdi

Hal yang senada juga disampaikan Nur Karim salah seorang wartawan di Kisaran yang mengutuk dan mengecam keras pernyataan serta tindakan Kakan Kemenag Asahan. ” Kami minta kepada Kakanwil Kemenag Sumatera Utara segera mencopot Kakan Kemenag Asahan dari jabatannya

” Kakan Kemenag Asahan dinilai telah melecehkan serta mencederai hati kawan kawan insan pers dan LSM di Asahan. Ia juga minta agar aparat penegak hukum segera memanggil sekaligus memeriksa Kakan Kemenag terkait dugaan indikasi korupsi di lembaga agama yang dianggap sakral ini “, tegasnya

Salah seorang aktivis yang juga ketua LSM di Asahan, Toni Chaniago merasa geram dan emosi melihat sikap Kakan Kemenag Asahan Abdul Manan yang dianggap arogansi serta sepele terhadap profesi wartawan dan LSM, ” Ini Asahan bung, jangan pancing amarah kami . Keluar kau Kakan Kemenag, pertanggung jawabkan pernyataanmu “, teriak Toni sembari menyiramkan air ke tubuhnya

Ditengah berlangsungnya aksi, nyaris terjadi bentrokan antara massa pengunjuk rasa dengan pegawai kantor Kemenag Asahan. Pasalnya, massa meminta agar kepala kantor Kemenag secara gentlemen menghadapi mereka. Namun ternyata yang hadir hanya kepala Kasubbag TU Kemenag Asahan, hal inilah yang menjadi penyebab pemicu kemarahan massa pendemo

Aksi menjadi tegang dan ricuh, dorong mendorong antara massa pendemo dengan pegawai Kemenag. Sikap tegas aparat personel dari Polres Asahan dengan sigap mengamankan situasi aksi unjuk rasa hingga suasana kembali menjadi kondusif

Dengan pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian, akhirnya perwakilan kantor Kemenag Asahan melalui kepala sub bagian Tata Usaha M. Darwis Nasution menyampaikan bahwa Kakan Kemenag Asahan sedang berada diluar kota

” Pak Kakan Kemenag Asahan sedang berada di luar kota, pak Kakan berjanji akan menemui langsung rekan rekan koalisi LSM dan wartawan pada hari Rabu tanggal 03 September 2025 pukul 10.00 Wib besok “, kata Darwis

Mendengar pernyataan tersebut, sepakat koalisi LSM dan media akhirnya membubarkan diri dan melanjutkan aksi orasi yang sama di tugu pahlawan jalan Imam Bonjol Kisaran. Pendemo juga mengancam akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi apabila Kakan Kemenag tidak menepati janjinya . ( Joko )

Berita Terkait

8 Gudang BBM Ilegal di Tanjung Bintang Disorot, Warga Desak Aparat Bertindak
Polres Pesawaran Terima Hasil Forensik CCTV, Zahrial Desak RD Segera Ditetapkan Tersangka
Wakil Bupati Raja Ampat Resmi Melepas 24 Calon Jemaah Haji Tahun 2026
Terlapor Kasus Dugaan Asusila InginkN Jalur Damai,Namun Korban Tegas Lanjutkan Proses Hukum
Anak Dosen Diduga Cabuli Remaja, Dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung, Terancam Hukuman Berat
Anak Ini Pelarian Dari Jayapura Dengan Tujuan Surabaya, Namun Tidak Berhasil Melewati Pelabuhan Makassar
Laga Terakhir Persipura vs Persiku Di Tunda, Ini Alasan nya!!
MBG Teluk Pandan Diduga Ada Ulat dalam Makanan Siswa, Warga Desak Evaluasi Total

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:48 WIB

8 Gudang BBM Ilegal di Tanjung Bintang Disorot, Warga Desak Aparat Bertindak

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:42 WIB

Polres Pesawaran Terima Hasil Forensik CCTV, Zahrial Desak RD Segera Ditetapkan Tersangka

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:48 WIB

Wakil Bupati Raja Ampat Resmi Melepas 24 Calon Jemaah Haji Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Terlapor Kasus Dugaan Asusila InginkN Jalur Damai,Namun Korban Tegas Lanjutkan Proses Hukum

Senin, 27 April 2026 - 15:41 WIB

Anak Dosen Diduga Cabuli Remaja, Dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung, Terancam Hukuman Berat

Sabtu, 25 April 2026 - 17:30 WIB

Laga Terakhir Persipura vs Persiku Di Tunda, Ini Alasan nya!!

Jumat, 24 April 2026 - 10:27 WIB

MBG Teluk Pandan Diduga Ada Ulat dalam Makanan Siswa, Warga Desak Evaluasi Total

Jumat, 24 April 2026 - 08:36 WIB

PFM Diduga Mencemarkan Nama Baik Mesak Mambraku di Media, Mesak Resmi Melapor ke Polisi

Berita Terbaru