Diduga Kopelan Hasil Tambang Ilegal Keranggan Tersebut Nama Institusi

- Editor

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Barat – Aktivitas penambangan ilegal di perairan Keranggan, Tembelok, kembali menjadi perhatian publik setelah bukti baru berupa rekapitulasi dugaan hasil penambangan ilegal diterima oleh redaksi pada Senin (21/10/2024). Dokumen tersebut diduga berisi data aktivitas penambangan yang berlangsung di kawasan tersebut selama satu bulan terakhir.

Salah satu sumber yang terlibat menyebutkan bahwa dokumen tersebut adalah hasil dari aktivitas tambang ilegal di Keranggan. “Ini hasil dari penambangan di Keranggan, Bang, dari sebelum akhir September hingga kemarin, sebelum tambang ditutup,” ujar sumber itu.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai sosok berinisial AY dan dugaan keterkaitan dengan salah satu institusi, sumber tersebut menjelaskan bahwa AY merupakan bagian dari keluarga bos AJ, yang berperan sebagai admin atau bendahara dalam operasi penambangan ini. Namun, terkait dugaan keterlibatan institusi tertentu, sumber tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti. “Kalau terkait institusi, saya kurang tahu, Bang,” lanjutnya.

Untuk memastikan kebenaran informasi, tim redaksi mencoba mengonfirmasi kepada Bos AJ dan Danramil 431-02/Muntok, Mayor Kav Suherman. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima dari kedua pihak.

Penambangan ilegal di perairan Keranggan dan Tembelok diketahui telah berlangsung selama hampir dua bulan tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH). Aktivitas tambang ilegal ini berjalan tanpa hambatan, meski terpantau secara terbuka. Polres Bangka Barat dan Polda Kepulauan Bangka Belitung dianggap tidak bertindak tegas terhadap aktivitas ini.

Pasca-penutupan tambang ilegal tersebut, muncul dugaan baru terkait keterlibatan institusi tertentu yang diyakini menjadi pelindung operasi tambang tersebut. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan apakah institusi tersebut yang menyebabkan APH tidak berani bertindak tegas. Jawaban atas pertanyaan ini mungkin hanya dapat dijawab seiring berjalannya waktu.

 

(T-APPI)

Berita Terkait

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak
ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”
Anggota DPRD Pesawaran Bantah Dugaan Penganiayaan, Polisi Tetap Proses Laporan
Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain
DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan
Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak

Senin, 23 Februari 2026 - 19:44 WIB

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:35 WIB

Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:01 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Senin, 16 Februari 2026 - 13:49 WIB

Jelang Ramadan, Ketua DPD PAN Pesawaran Gelar Jumat Berkah dan Bagikan 150 Paket Sembako

Berita Terbaru

Berita

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Feb 2026 - 19:44 WIB