Pesawaran – radar utama.com
Camat Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Darlis dalam bincang santainya dengan wartawan media “Radar Utama” di lokasi panen perdana bawang merah Desa Sukadadi menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Desa Sukadadi dan pengurus BUMDes atas keberhasilannya menuai hasil tanaman Bawang Merah Berebes dalam panen perdananya.
“Atas nama, Kecamatan Gedong Tataan maupun pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada Kades Sukadadi, Rudi Maryoto dan pengurus BUMDes Sukadadi atas program dalam mengembangkan budidaya Bawang Merah di Desa Sukadadi ini,”kata Camat Gedongtataan, Darlis, Senin 7 Juli 2025.
Oleh karena itu, sambung Camat Darlis, selaku pemerintah kecamatan, saya mengapresiasi upaya-upaya bumdes Sukadadi dalam meningkatkan perekonomian desa sehingga dapat menambah pendapatan desa, saya yakin jika usaha-usaha bumdes dikelola dengan manajemen yang baik dan professional bundes ini akan maju pesat.
Ia juga berharap, dengan keberasilan BUMDes Desa Sukadadi dalam menjalankan program ketahanan pangan. Hal itu dibuktikan pada hari ini, dengan panen perdana bawang merah ini menjadi motivasi bagi Kades Sukadadi, pengurus BUMDes-nya, sehingga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat desa setempat.
“Saya sebagai Camat yang mempunyai wilayah merasa bangga, bahwa desa-desa yang ada di Kecamatan Gedong Tataan ini mempunyai ada kesungguhan dalam mengelola program ketahanan pangan. Salah satunya, Desa Sukadadi ini, bahwa kades Sukadadi tidak main-main dengan program ini. Dia sudah melihat kesungguhan dan keberasilan masyarakat dalam keberasilan dalam melaksanakan swasembada bangan (panen bawang merah,red),”ungkapnya.
Darlis juga berharap, semoga hasil panen perdana bawang merah ini dapat menjadi contoh bagi bundes-bumdes lain yang ada di Kecamatan Gedong Tataan.
“Saya rasa ini patut menjadi percontohan bagi BUMDes di desa-desa lain. Artinya, apabila kita kelola program ini dengan baik dan insyaallah hasilnya akan baik,”ucap Darlis.
Dengan keberasilan ini juga, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah melalui Dinas PMD dan Dinas Pertanian untuk memberikan bantuan peralatan seperti mesin, pupuk atau tenaga ahlinya untuk pengelolaan yang lebih baik.
“Tentunya akan kita dorong nanti, dan mudah-mudahan dengan pemerintahan yang baru dilantik nanti dapat berkisinambungan. Program ini mendapat dukungan penuh dari bupati yang baru,”ujar Darlis.
Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Rudi Maryoto mengatakan, saat ini BUMDes Desa Sidodadi menggandeng para kelompok tani yang diketuai Agus Triyono selaku tim tehnis di BUMDes Desa Sidodadi.
“Alhamdulilah, hari ini Desa Sukadadi, telah menggelar kegiatan panen perdana bawang merah Brebes dan kegiatan ini dilaksanakan oleh masyarakat kami sendiri,”kata Rudi Maryoto kepada media ini, di lokasi panen perdana bawang merah Brebes,di lokasi dusun enam, Senin 7 Juli 2025.

Dikatakan Rudi, Keberasilan BUMDes Desa Sukadadi ini dalam panen perdana bawang merah Brebes ini merupakan pelaksanaan program pemerintah mengenai ketahanan pangan dalam membangkitkan perekonomian rakyat.
“Tentunya harapan pertumbuhan BUMDes jadi pilar terdepan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Desa Sukadadi. Salah satunya panen bawang merah, kita lihat sendiri dengan menjalankan program pusat maupun daerah dari ketahanan pangan kita berusaha semaksimal mungkin, supaya daerah kita bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan bisa meningkatkan perekonomian Desa Sukadadi,”ungkapnya.
Dikatakan Rudi Maryoto, sebagai masyarakat Desa Sukadadi, dirinya akan berupaya, bagaimana caranya desa Sukadadi menjadi sentral bawang merah, yang nanti melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih. “Terkait hal ini, kita sudah mempunyai kelompok tani yang diketuai oleh mas Agus selalu Tim Tehnis di BUMDes Desa Sukadadi, kita lihat sendiri hasil panen perdana bawang merah berebes ini sangat maksimal sekali,”katanya.
Ia berharap, semoga dengan panen Bawang Merah perdana ini dari Desa Sukadadi, kedepannya bisa lebih mensejahterakan masyarakat Desa Sukadadi serta dapat mengangkat nama kabupaten Pesawaran. “Harapan kami untuk kedepannya dinas terkait untuk lebih mensupport terutama masalah bibit,”tandasnya.
Ada pun Agus Triyono, Ketua Kelompok Tani Bawang Merah, ditemui dilokasi panen bawang merah mengatakan panen perdana bawang merah mencapai 8 ton.
“Bawang ini sekitar 8 ton hasilnya.Nanti akan kita jual sebagian ke Pringsewu dan sebagian lagi ke Bandar Lampung,”sebut Agus.
Dengan keberasilan panen ini, kedepannya ia berharap agar lokasi penanaman untuk bawang merah ini diperluas lagi, sehingga hasil panen akan lebih banyak lagi.
“Ingin saya lokasi untuk penanaman lebih luas dari ini, agar panen kedepannya melimpah,”tutur Agus.
Mengenai lahan, sambung Agus, kita sewa sawah sawah penduduk Desa Sukadadi dan sekitarnya. Dan dari awal kita olah lahan dan memberdayakan masyarakat sekitar dan untuk memutar ekonomi desa, bawang merah ini cukup membantu.
“Mengenai bibinya kita datangkan langsung dari Brebes Jawa tengah dan kita memakai varieres bima brebes. Dan bangsa pasar kita untuk Pringsewu dan Bandarlampung sudah cukup dikenal,”terang Agus.
Soal visual dan kualitas, lanjut Agus, kita bisa bersaing dengan bawang brebes. Namun, masih ada kendala yang kita hadapi untuk, penanganan pasca panen kita sangat manual menggunakan bahan bahan seadanya. Kedepannya bika koperasi berjalan kita bikin gudang untuk penanganan pasca panen yang lebih baik.
Hadir dalam acara tersebut Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa ( PMD), kabupaten Pesawaran , Tenaga ahli dari kementerian, Babinsa, Babinkamtibmas, pendamping desa,apartur Desa,dan masyarakat sekitar. (Zainal)






