Pemkab Pesawaran Dorong Literasi Keuangan Masyarakat Lewat Edukasi Menabung Saham

- Editor

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pesawaran, (radar utama.com) Bagian Perekonomian Setdakab Pesawaran bekerja sama dengan OJK Lampung, Bursa Efek Indonesia, dan Phintraco Sekuritas menggelar kegiatan Edukasi Menabung Saham di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (25/11/2025). Program ini menjadi salah satu agenda prioritas TPAKD tahun 2025 sebagai upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat, terutama pada sektor pasar modal.

Turut hadir Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Lampung Indah Puspita Sari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Marzuki, S.Sos., M.Tr.I.P. yang mewakili Bupati Pesawaran, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P., serta Kabag Perekonomian Setdakab Pesawaran Arif Budiman.

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh 60 peserta dari unsur masyarakat umum, pelajar, hingga ASN di lingkup Kabupaten Pesawaran. Selain memperoleh wawasan mengenai investasi saham yang aman dan legal, para peserta juga berkesempatan membuka rekening investasi dengan fasilitas saldo awal secara gratis.

Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Lampung Indah Puspita Sari, dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Pesawaran dan OJK dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa edukasi menabung saham merupakan bagian dari program nasional TPAKD yang dibentuk atas inisiasi Kemendagri untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

“Melalui TPAKD, kami ingin memastikan bahwa masyarakat daerah semakin mudah mendapatkan akses ke lembaga keuangan formal. Dengan meningkatnya literasi, kita berharap keberadaan lembaga keuangan informal yang kerap merugikan masyarakat dapat ditekan,” jelasnya.

Indah juga menyebut bahwa edukasi bagi masyarakat penting untuk dilakukan agar terhindar dari investasi ilegal. Menurutnya saat ini, fenomena penipuan investasi tidak lagi dilakukan oleh pihak yang tidak teredukasi. Bahkan ASN, dosen, pejabat hingga mahasiswa pun bisa terjebak.

Terlebih Ia juga mengungkap data dari PPATK pada 2024 yang mencatat 60 persen perputaran dana digital berada pada transaksi di bawah Rp100.000. “Ini menunjukkan bahwa edukasi keuangan penting untuk seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang memiliki modal besar,” paparnya.

Kabag Perekonomian Setdakab Pesawaran Arif Budiman, menjelaskan bahwa kegiatan Matching Edukasi Menabung Saham ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenal investasi saham yang aman, terjangkau, dan diawasi oleh otoritas resmi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat difasilitasi untuk membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara langsung, sehingga dapat segera memulai kebiasaan menabung saham.

Serangkaian materi disampaikan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya. Novandi Syafriansyah dari OJK Lampung memaparkan pentingnya mewaspadai investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta bahaya judi online. Hendi Prayoga dari Bursa Efek Indonesia Lampung memberikan penjelasan tentang dasar-dasar pasar modal, sementara Dinda Kurniawati dari Phintraco Sekuritas memperkenalkan praktik investasi saham di Indonesia. Sesi pemaparan dipandu oleh Kepala Bidang Sistem Informasi dan Statistik Kominfotiksan Pesawaran, Karyadi, S.E., M.M.

Mewakili Bupati Pesawaran, Asisten Ekobang Marzuki menyampaikan bahwa program edukasi ini merupakan wujud komitmen Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemahaman keuangan yang lebih baik.

Pasar modal dinilai dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut merasakan pertumbuhan ekonomi nasional. Namun investasi tetap memiliki risiko, sehingga penting bagi masyarakat untuk berinvestasi dengan pemahaman yang matang dan tidak tergiur iming-iming yang tidak masuk akal.

Pemkab Pesawaran juga berkomitmen meningkatkan edukasi untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam investasi ilegal, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat, UMKM, ASN, dan generasi muda untuk memulai investasi dengan modal yang terjangkau.

“Kami berharap edukasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pesawaran untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara lebih bijak. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk mulai merencanakan masa depan secara lebih cerdas dan bertanggung jawab,” pungkasnya.(Rol).

Berita Terkait

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak
ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”
Anggota DPRD Pesawaran Bantah Dugaan Penganiayaan, Polisi Tetap Proses Laporan
Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain
DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak

Senin, 23 Februari 2026 - 19:44 WIB

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:40 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:35 WIB

Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:01 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Berita Terbaru

Berita

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Feb 2026 - 19:44 WIB