NTT, Radar Utama.com- Beredar Video di Facebook Terkait Kesaksian OKNUM TNI Di NTT yang Memberikan AKesaksian Mengharukan Prada Richard: “Kami Dicambuk 1,5 Jam, Kulit Kami Terkelupas Malam Tragis yang Merenggut Nyawa Prada Lucky beberapa bulan yang lalu.”Jumat 31 Oktober 2025.
Kasus kematian Prada Lucky kini semakin memilukan setelah muncul kesaksian langsung dari rekan seperjuangannya, Prada Richard. Dalam keterangannya, Richard mengungkap peristiwa mengerikan yang terjadi pada malam penyiksaan; malam yang kini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan masyarakat.
Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, Prada Richard menceritakan bahwa malam itu mereka berdua mengalami penyiksaan brutal oleh para seniornya.
Kami dicambuk selama kurang lebih 1,5 jam, dari pukul 01.00 sampai 02.30 WITA, menggunakan kabel. Kulit kami sampai terkelupas,” ujar Richard dengan nada gemetar.
Ia juga mengaku mendengar jelas teriakan Prada Lucky dari ruangan sebelah — tanda bahwa temannya sedang mengalami hal serupa. Namun sayang, tak ada yang datang menolong.
Lebih memilukan lagi, ketika keduanya dibawa ke dokter, mereka terpaksa berbohong dan mengatakan bahwa luka-luka di tubuh mereka disebabkan karena jatuh dari pohon, bukan karena penyiksaan.
Kini, kesaksian Prada Richard membuka tabir kelam di balik kematian Prada Lucky. Masyarakat pun menuntut keadilan agar peristiwa ini tidak lagi terulang di lingkungan militer.
Kisah ini bukan hanya tentang luka di tubuh, tetapi juga luka di hati,luka karena kehilangan seorang prajurit muda yang penuh semangat dan cita-cita.
Semoga keadilan berpihak pada kebenaran, dan arwah Prada Lucky mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
[Alex Umpain






