Bangka – Menjelang masa tenang Pilkada Bangka 2025 yang akan dimulai pada 23 Agustus mendatang, Calon Bupati Bangka nomor urut 4, Andi Kusuma, menegaskan komitmennya untuk melawan praktik manipulasi politik atau politik uang.
Sebagai bentuk keseriusan, Andi bahkan berjanji akan memberikan satu unit sepeda motor baru bagi siapa saja yang berhasil menangkap pelaku manipolitik.
“Siapa pun yang bisa menangkap pelaku manipolitik, saya kasih satu unit motor baru!” tegas Andi berapi-api saat diwawancarai di sela kegiatan kampanye, Jumat (22/8/2025).
Menurut Andi, politik uang adalah penyakit yang bisa merusak mental masyarakat. Ia berharap semua pasangan calon kepala daerah mematuhi regulasi dan menghormati masa tenang.
“Jalankan sesuai dengan aturan. Ketika masa tenang, ya sudah kita hormati. Jangan pernah pasangan mana pun melakukan manipolitik, karena itu merusak mental masyarakat kita di Bangka,” ujarnya.
Menanggapi aturan penertiban alat peraga kampanye, Andi menyikapi dengan santai. Ia menyebut tidak mempermasalahkan jika baliho tidak dibersihkan saat masa tenang.
“Kalau bicara baliho itu santai saja, tidak usah dibersihkan juga tidak ada masalah kok. Setelah pemilu baru dibersihkan,” katanya.
Meski demikian, Andi memastikan timnya akan tetap menurunkan baliho mereka. Bahkan, ia ikhlas jika masyarakat ingin mengambilnya.
“Kalau itu saya pasti ada bongkar, karena kami akan bongkar. Ikhlas saja kalau ada masyarakat yang mau mengambil,” ujarnya.
Terkait kekhawatiran masyarakat soal cuaca hujan menjelang hari pencoblosan, Andi optimistis alam akan mendukung.
“Saya rasa alam pasti mendukung. Pada saat tanggal 27 Agustus, cuaca cerah,” harapnya.
Ia juga mengajak masyarakat Bangka untuk tidak golput dan menggunakan hak pilih sebaik mungkin.
“Gunakan hak pilih, jangan golput, sehingga bisa melahirkan pemimpin dari benih kemurnian. Harapan saya, masyarakat saat sekarang ini bisa sadar bahwa manipolitik itu adalah memperbudak masyarakat tempatan,” pungkasnya.






