Tambang Ilegal di Pesisir Batu Beriga Marak, Warga Desak Penindakan

- Editor

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Tengah – Aktivitas tambang ilegal di pesisir Batu Beriga, tepatnya di kawasan pantai Paya Duri dan Bakung, semakin meresahkan warga. Kegiatan ini diduga berlangsung diam-diam pada malam hari dan berada di luar wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Laut (Pokmaswas) Desa Batu Beriga, Daryus, mengatakan bahwa keberadaan tambang ilegal tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Menurutnya, PT Timah yang memiliki izin resmi di perairan Batu Beriga memilih tidak beroperasi lantaran mendapat penolakan dari mayoritas warga. Namun, situasi ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menambang secara ilegal.

“Kami sudah beberapa hari melakukan patroli bersama Linmas untuk mencegah aktivitas ini. Namun, mereka tetap beroperasi dengan memanfaatkan celah saat pengawasan melemah,” ujar Daryus.

Hal serupa disampaikan Ketua Nelayan Desa Batu Beriga, Bereku. Ia menilai keberadaan tambang ilegal tidak hanya mengancam lingkungan pesisir tetapi juga berdampak pada mata pencaharian nelayan setempat.

“Laut adalah sumber kehidupan kami. Jika ekosistem rusak akibat tambang ilegal, hasil tangkapan ikan menurun, dan keberlanjutan perikanan pun terancam,” katanya.

Warga mendesak aparat penegak hukum segera bertindak untuk menertibkan tambang ilegal tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dan instansi terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai langkah yang akan diambil.

Berita Terkait

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak
ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan
Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung
Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”
Anggota DPRD Pesawaran Bantah Dugaan Penganiayaan, Polisi Tetap Proses Laporan
Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain
DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan
Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Lemah nya Kinerja Pemda Pembangunan Gedung DPRD Pesawaran Masih Mangkrak,Jalan Banyak Rusak

Senin, 23 Februari 2026 - 19:44 WIB

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar Merajalela di Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:35 WIB

Ketua DPRK Raja Ampat Meminta Kepala Dinas Kominfo untuk Melakukan Pengawasan dan Menutup Grup Facebook “Opini Pileg Raja Ampat”

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:21 WIB

Siap Taklukkan Dua Laga di Luar Kandang, Persipura Jayapura Boyong 24 Pemain

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

DPRD Kabupaten Pesawaran Beri Warning SPPG Selama 1 Bulan Agar Melengkapi Berkas Perijinan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:01 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

Senin, 16 Februari 2026 - 13:49 WIB

Jelang Ramadan, Ketua DPD PAN Pesawaran Gelar Jumat Berkah dan Bagikan 150 Paket Sembako

Berita Terbaru

Berita

ASWIN Pesawaran Desak Polres Tangkap Pelaku Penganiyaan

Senin, 23 Feb 2026 - 19:44 WIB